PENYEMBAHAN ITU BUKAN SEPERTI PILKADA/PILPRESS, DIMANA KITA BISA GOLPUT

 


*PENYEMBAHAN ITU BUKAN SEPERTI PILKADA/PILPRESS, DIMANA KITA BISA GOLPUT*


Ulangan 30:19 Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu.


Shalom gaes,


ini masih sambungan konten sebelumnya ya.


kemaren ada yang bertanya


*"bang, emang kita harus menyembah TUHAN ALLAH YA?"*


nah, 

jadi gini ya,


*TUHAN ALLAH kita itu MAHA KUASA, DIA YANG MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI,*


tapi ALLAH itu juga fair, sangat fair


DIA tidak menciptakan kita jadi robot, yang tanpa kehendak bebas.


*TUHAN menciptakan Kita sebagai manusia, yang PUNYA KEHENDAK BEBAS.*


*Supaya, anda dan saya bebas menyembah siapapun..*


TAPI INGAT, 


*Kita TIDAK BEBAS UNTUK TIDAK MENYEMBAH SIAPAPUN.*


*ALIAS KITA TIDAK BOLEH GOLPUT.*😂 


Tidak ada golput dalam penyembahan.


*Beda dengan pilkada, atau pilpres.*


2x pilpres yang lalu, dimana ada Pak Jokowi sebagai capres, saya selalu memilih Pak Jokowi, karena saya suka Pak Jokowi jadi Presiden RI, dan saya tidak suka saingan2nya jadi presiden.


Tapi di Pilpres2 sebelum Pak Jokowi jadi Capres,


SAYA SELALU GOLPUT..


saya tidak suka siapapun..

dan GOLPUT adalah PILIHAN JUGA..


*saya memilih untuk tidak memilih siapapun, karena saya tidak suka dengan pilihan2 lain yang ada..*


apalagi pemilihan anggota dprd..saya tidak pernah mau melihat apalagi memilih siapapun calonnya...


*NAH, DI DALAM PENYEMBAHAN, TIDAK BISA SEPERTI GOLPUT DALAM PILPRES/PILKADA KAWAN..*


*anda dan saya harus memilih MENYEMBAH SIAPA YANG ANDA HARUS SEMBAH..*


TUHAN ALLAH ATAU musuh2nya TUHAN, anda harus memilih salah satu..


Kalau anda memilih golput, alias TIDAK MAU MENYEMBAH SIAPAPUN..


ITU JUGA BERARTI SAMA DENGAN anda menyembah musuh2 nya TUHAN..


😂🤣


TIDAK ADA TITIK ATAU ZONA AMAN DI TENGAH2..


kalau anda tidak mau menyembah TUHAN ALLAH, itu berarti fix anda MELAWAN TUHAN ALLAH.


dah, gitu aja..itu sudah fix..


Itu makanya, di ayat ULANGAN 30:19 di atas dikatakan


PILIHLAH, BERKAT ATAU KUTUK,


pilihlah kehidupan atau kematian..


Gak ada pilihan ke tiga..



Nah, kalau kita memilih TIDAK MENYEMBAH TUHAN ALLAH YANG HIDUP, itu sama dengan KITA MEMILIH TERIKAT DENGAN KONSEKUENSINYA, YAITU memilih mengalami kutuk, dan kematian rohani...


Kalau kita Memilih MENYEMBAHN TUHAN ALLAH,


*itu konsekuensi adalah Kehidupan Rohani..dan berkat2 ROHANI, Perlindungan Pemeliharaan Pertolongan dan Semua Kasih Sayang TUHAN*


tapi kita harus baca ayat selanjutnya


Ulangan 30:20 (a) dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya.


*SYARATNYA KITA HARUS MENGASIHI TUHAN, MENDENGARKAN SUARANYA, DAN HATI KITA SENANTIASA BERPAUT KEPADA NYA*


*ada syaratnya yang JELAS DAN TEGAS: yaitu KOMITMEN, UNTUK MENGIKATKAN DIRI PADA TANGGUNG JAWAB DAN BAGIAN KITA SEBAGAI BAGIAN DARI ORANG2 YANG HIDUP DALAM PERJANJIAN DENGAN TUHAN ALLAH YANG HIDUP..*


Jelas ya, Jadi TIDAK BISA GOLPUT alias tidak ada kondisi di tengah2 Yaitu tidak menyembah siapapun.


Dan Tidak bisa menyembah dua2nya sekaligus, alias tidak bisa kompromi2 dengan roh2 jahat..dan semua aspek turunan dari kegelapan..baik secara langsung, maupun tidak langsung..


Nah,


*UNTUK MENGALAMI KEHIDUPAN ROHANI, DAN KASIH SAYANG TUHAN, SYARATNYA, HANYA 1 PILIHAN, PILIHLAH HIDUP SUNGGUH2 DAN MENYEMBAH TUHAN DENGAN SUNGGUH2 SERTA TAAT PADA FIRMANNYA*


ngerti ya..


TUHAN memberkati kita semua..

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama