PERAK YANG DIMURNIKAN

Maleakhi 3:3 (TB)  Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN. 

Dari konteksnya, ayat ini berbicara tentang kedatangan seorang utusan Tuhan yang akan menyucikan dan membersihkan para imam dan pembawa persembahan dalam ibadah di Bait Allah.

Secara simbolis, perak dan emas mewakili kemurnian dan kesucian. Melalui tindakan-Nya, Tuhan akan memisahkan orang-orang yang benar dari mereka yang tidak benar, sehingga hanya yang murni yang dapat mempersembahkan persembahan yang benar kepada-Nya.

Dalam hidup kita, pesan ini mengingatkan kita bahwa Tuhan ingin kita hidup dalam kemurnian dan kesucian. Kita harus terus membersihkan diri kita sendiri dan meningkatkan hubungan kita dengan Tuhan, sehingga kita dapat mempersembahkan persembahan yang benar dan berkenan kepada-Nya. 

Selain itu, pesan ini juga menunjukkan betapa pentingnya memilih pemimpin rohani yang benar dan orang-orang yang melayani di dalam gereja dan ibadah yang kita ikuti. Mereka harus menjadi contoh yang baik dan hidup dalam kemurnian dan kesucian agar dapat membimbing kita ke dalam hubungan yang lebih dekat dengan Tuhan.

Teruslah hidup benar,  kudus dan suci di hadapan Allah.  Tuhan Yesus memberkati. 

1 Petrus 1:16 (TB)  sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

Kita adalah perak dan Tuhan Pengrajinnya, meski terasa susah dan sulit tapi kita harus terus bertekun dalam proses Tuhan.  

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama